Teknologi UPS mobil dari ABB Bantu PLN Jaga Pasokan Listrik KTT G20

Teknologi UPS mobil dari ABB Bantu PLN Jaga Pasokan Listrik KTT G20

UNJABISNIS.COM – Tak sedikit perusahaan berbasis teknologi memberikan dukungan untuk kesuksesan KTT G20 di Bali tahun ini. Diantaranya ABB yang memasok sejumlah perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) PowerWave 33 ke PLN (Perusahaan Listrik Negara).

UPS PowerWave 333 dari ABB akan memainkan peran penting dalam membantu PLN menjaga keandalan pasokan listrik pada jaringan infrastruktur kritikal. Untuk fleksibilitas yang maksimum, PLN menerapkan teknologi ABB dalam armada trailer atau kerap dikenal sebagai “UPS mobile” yang dibuat khusus.

Ini akan memberikan dukungan daya cadangan di berbagai lokasi di Bali. Setiap armada dilengkapi dengan sejumlah perangkat canggih dan menggunakan baterai timbal-asam dengan pengaturan katup (VRLA- valve regulated lead–acid) untuk memberi daya pada sistem UPS ABB Powerwave.

ABB memasok perangkat UPS Powerwave 33 dengan kapasitas mulai dari 100 kVA hingga 250 kVA. Menurut Rajeni Ray, Sales Specialist UPS ABB mengatakan kalau tahun ini, Indonesia memegang peran Presidensi G20, dengan salah satu fokus yaitu transisi energi berkelanjutan, yang juga sejalan dengan salah satu prioritas Pemerintah Indonesia.

“UPS PowerWave dari ABB akan mendukung perwujudan komitmen ini dengan kemampuan proteksi arus listrik yang maksimal dengan footprint yang kecil, dan membutuhkan energi yang lebih efisien dibandingkan dengan model di luar ABB dengan peringkat daya yang sama. Hal ini tentunya akan membantu dalam penghematan yang signifikan,” ujarnya dalam keterangan resminya [11/11].

Dengan footprint yang kecil, PowerWave 33 dari ABB merupakan pilihan yang tepat untuk optimasi ruangan seperti pada armada trailer. Hal ini juga dapat membantu PLN dalam efisiensi energi dan mengoptimalkan ukuran baterai.

PowerWave 33 juga menawarkan efisiensi hingga 96% pada mode konversi ganda atau 99% pada mode eco, untuk berbagai ukuran beban. Dinilai ideal untuk penggunaan di berbagai proyek seperti pada data center, kantor dan bangunan, sebagai perlindungan tenaga listrik, otomatisasi proses, dan berbagai proses penting lainnya.

Tersedia dengan kapasitas mulai dari 60 kW hingga 500 kW, dan dapat dilakukan konfigurasi untuk beroperasi sebagai UPS tunggal dan mandiri. Bisa juga sebagai sistem UPS multi kabinet hingga sepuluh kabinet yang terhubung secara paralel hingga 5 MW.

Sebagai informasi, ABB adalah perusahaan teknologi global terkemuka yang mendorong transformasi masyarakat dan in-dustri untuk mencapai masa depan yang lebih produktif dan berkesinambungan. Dengan menghubungkan software ke berbagai portfolio bisnis electrification, robotics, automation, dan motion, ABB bertekad mendorong batas-batas teknologi untuk mencapai kinerja optimal.

ABB Electrification adalah penyedia teknologi global terdepan dalam bidang distribusi dan manajemen tenaga listrik, mulai dari sumber listrik hingga ke soket. Visi utama kami adalah menghadirkan proses elektrifikasi yang aman, cerdas, dan berkelanjutan.

Seiring meningkatnya kebutuhan listrik dunia, lebih dari 50.000 karyawan kami di 100 negara bekerja sama dengan pelanggan dan mitra bisnis dalam melakukan transformasi pada berbagai teknologi yang mampu mengubah cara kita untuk saling terhubung, menjalani kehidupan, dan juga bekerja.

“Kami mengembangkan beragam produk, solusi dan teknologi digital yang inovatif, yang meningkatkan efisiensi pada energi dan mengurangi emisi gas karbon di berbagai sektor industri. Dengan menerapkan skala global dengan keahlian lokal, kami membentuk dan mendukung tren global, mengedepankan kepuasan pelanggan dan mendorong masyarakat menuju masa depan yang berkelanjutan,”ujarnya.

Editor : Dony Lesmana Eko Putra



Sumber: www.jawapos.com

Related posts