Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Kolaborasi Majukan Transformasi Digital

UNJABISNIS.COM – Perkembangan transformasi digital yang sangat cepat perlu dicermati sehingga memberikan daya dukung bagi pemulihan ekonomi. Transformasi digital setelah masa pandemi dirasa penting dilakukan karena saat ini teknologi bukan lagi sekadar alat yang dibutuhkan dalam operasional bisnis atau organisasi, melainkan dasar dari sumber keunggulan kompetitif.

“Pembangunan transformasi digital di Indonesia tidak bisa berjalan dengan pemerintah sendiri, tetapi perlu dukungan dari berbagai pihak lain yang terkait, seperti masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan penyelenggara teknologi komunikasi tentunya,” ujar Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika Kemkominfo Mulyadi di Jakarta, Selasa (6/12).

Berbicara dalam diskusi panel bertajuk “Orchestrating Technologies to Boost Economic Growth” yang diselenggarakan PT Lintas Teknologi Indonesia (LTI), Mulyadi mengatakan dengan dukungan semua pihak, diharapkan pembangunan transformasi digital dapat berjalan dengan baik.

Muhamad Paisol, President Director, PT Lintas Teknologi Indonesia menuturkan bahwa gelaran konferensi tahunan ini merupakan bentuk komitmen Lintas Group sebagai penyokong teknologi ICT (Information and Communication Technology) untuk terus mendorong akselerasi transformasi digital demi percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Harapan kami melalui konferensi ini, sinergi dan kolaborasi antar sektor industri, pelaku bisnis, penyedia teknologi dan pemangku kebijakan pemerintah Republik Indonesia dapat melahirkan gagasan inovatif demi pengembangan teknologi dan ekosistem ekonomi digital yang efisien dan aman” tutur Muhamad Paisol.

Diskusi panel dititikberatkan pada beberapa hal yaitu pertama, perihal kualitas dan jangkauan konektivitas digital di pelosok nusantara yang mampu mendorong inklusivitas dan transformasi digital.

Lalu, yang kedua, penekanan bahwa teknologi digital merupakan kunci atas upaya pemulihan dan pemberdayaan di berbagai sektor, termasuk untuk mendukung perdagangan, industrialisasi dan investasi yang inklusif, meningkatkan produktivitas, serta membuka potensi ekonomi masa depan khususnya bagi UMKM dan start-up.

Ketiga, yang perlu ditekankan seiring penerapan digitalisasi ekonomi yang pesat, perlindungan siber juga harus sama pesatnya. Untuk itu peranan strategis BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) diperlukan tidak hanya dalam konteks menangkal ancaman siber yang datang dari luar, tetapi juga merupakan langkah penting untuk mencapai ketahanan siber yang berpotensi mendukung pertumbuhan bisnis lokal, mendorong peluang digital terkini, dan mengurangi risiko berbahaya bagi perekonomian negara.

Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia mengatakan melihat proyeksi nilai ekosistem digital Indonesia yang sangat tinggi, penting untuk membangun ekosistem digital yang diperuntukan dalam mendukung sektor perdagangan dan retail di Indonesia.

Sementara Direktur Network Telkomsel, Nugroho mengatakan bahwa kolaborasi operator, technology owner, serta digital application partner diperlukan untuk bisa menciptakan use cases yang bermanfaat dan punya urgency yang penting untuk bisa mendukung investasi infrastruktur.

 

 

Editor : Mohamad Nur Asikin



Sumber: www.jawapos.com

Related posts