Kata Paling Banyak Dipakai untuk Password 2 Tahun Terakhir, Penasaran?

UNJABISNIS.COM – Password atau kata sandi saat ini menjadi lumrah lantaran akses digital kita yang semakin beragam dan bisa digunakan siapapun. Media sosial, email, sampai akun perbankan saat ini menggunakan password sebagai pengaman utama.

Diketahui juga kalau kata sandi yang rumit lebih sulit dibobol. Beberapa aplikasi dan situs web bahkan bersikeras agar pengguna menambahkan angka, huruf kapital, atau bahkan simbol untuk membuat kata sandi menjadi kuat.

Sementara yang lain bersikeras bahwa kata sandi harus memiliki tidak kurang dari sejumlah huruf tertentu. Meski begitu, beberapa orang sangat malas dalam memilih kata sandi. Beberapa menggunakan nama atau tanggal lahir mereka sebagai kata sandi.

Ini sangat mudah ditebak. Namun, tahukah Anda bahwa sebagian orang malas memilih kata sandi sehingga menggunakan nama perusahaan? Ya, “Samsung” adalah salah satu kata sandi yang paling banyak digunakan.

Sebuah studi oleh perusahaan solusi manajemen kata sandi, Nordpass mengungkapkan bahwa “Samsung,” atau “samsung,” adalah salah satu kata sandi yang paling umum digunakan di setidaknya 30 negara. Hal ini membahayakan keamanan jutaan pengguna di seluruh dunia .

Menggunakan nama merek smartphone/TV/peralatan favorit Anda, seperti “Samsung”, sebagai kata sandi bukanlah ancaman terburuk. Namun, ini adalah tren yang semakin populer selama beberapa tahun terakhir.

Kata sandi “samsung” menempati peringkat ke-198 pada tahun 2019. Tetapi peringkatnya juga naik ke peringkat ke-189 pada tahun 2020, dan ke-78 pada tahun 2021, keluar dari 100 teratas tahun lalu.

Dilansir via ITHome, kata sandi yang paling banyak digunakan lainnya adalah “password” itu sendiri. Kata sandi dengan pilihan “password” dikatakan dipilih oleh hampir lima juta pengguna.

Kata sandi lain yang sering digunakan adalah “123456”, “123456789”, dan “guest”. Adapun “samsung”, ternyata itu bukan satu-satunya kata sandi merek yang diadopsi oleh banyak pengguna di web.

Merek lain, seperti Tiffany, Nike, dan Adidas, juga populer. Beberapa penggemar mobil ketahuan menggunakan kode seperti “kia” dan “mini”.

Apakah orang menggunakan “samsung” huruf besar atau kecil untuk kata sandi tampaknya tidak membuat banyak perbedaan dalam keamanan. Menurut laporan Nordpass, dekripsi kata sandi yang sederhana dan dapat diprediksi membutuhkan waktu kurang dari satu detik.

Menggabungkan huruf kecil dan huruf besar dengan angka juga menghasilkan hasil yang berbeda. Kode tujuh digit yang menggabungkan semua elemen ini membutuhkan waktu sekitar 7 detik untuk dipecahkan. Namun, kode delapan digit akan memakan waktu sekitar 7 menit.

Saat membuat akun baru, keanggotaan atau lainnya, sebaiknya jangan menggunakan “Samsung” atau “Samsung”. Ini karena kata sandi adalah yang paling mudah diprediksi dan diretas.



Sumber: www.jawapos.com

Related posts