APJII Siap Kawal Dekralasi Bali dari Sisi Teknologi Digital

UNJABISNIS.COM – Adopsi teknologi digital menjadi salah satu poin dari deklarasi Bali pada penutupan KTT G20. Poin itu mendapat apresiasi dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Ketua APJII Muhammad Arif mengatakan, poin deklarasi Bali pada KTT G20 menjadi sinyal positif bagi perkembangan transformasi digital, baik untuk negara-negara anggota G20 maupun seluruh dunia.

“Sejak awal pandemi Covid-19 telah terjadi perubahan dan pergeseran aktivitas masyarakat dari tatap muka fisik menjadi virtual,” ungkap Arif kepada UNJABISNIS.COM, Kamis (17/11).

Lebih jauh dia mengatakan, APJII mengamini kesepakatan seluruh negara G20 yang telah menekankan pentingnya transformasi digital, kolaborasi internasional untuk pengembangan keterampilan dan literasi digital. Pemanfaatan teknologi digital bagian pemulihan berbagai sektor. Mulai dari pangan dan pertanian, perdagangan, ketenagakerjaan, industri, pariwisata, dan investasi.

Menurut dia, penyediaan konektivitas digital yang terjangkau dan berkualitas tinggi merupakan agenda bersama yang perlu dikawal oleh pemerintah dan pelaku usaha, termasuk penyelenggara jasa internet.

Dengan upaya itu transformasi digital yang inklusif, berpusat pada manusia, dan berkelanjutan dapat diwujudkan. Sehingga, perkembangan ekosistem dan ekonomi digital dapat tercapai.

APJII mendukung terciptanya lingkungan online yang tangguh, aman, dan terjamin. Aspek itu diperlukan untuk meningkatkan keyakinan dan kepercayaan masyarakat dalam mendukung perkembangan ekonomi digital.

“APJII menilai diperlukan kebijakan yang konkret dari Pemerintah untuk menciptakan ekonomi digital yang memungkinkan, inklusif, terbuka, adil, dan nondiskriminatif,” tegasnya.



Sumber: www.jawapos.com

Related posts